CategoriesKulwap, Liputan
Kulwap 3
Kulwap 1000 HPK

Masa kehamilan dan menyusui merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan ibu dan anak. Sebagai penghargaan terhadap proses hidup tersebut, RingerLaktatid menyelenggarakan sebuah kulwap bertopik 1000 Hari pertama kehidupan (fase Kehamilan, Menyusui dan MP-ASI). Kulwap ini diselenggarakan pada Hari Rabu, 23 Oktober 2019 dan mengundang salah satu ahli dibidangnya, seorang bidan dan juga konselor meyusui Prita Yuliana Irnawati, SST., M.K.M. Kulwap ini diikuti oleh berbagai kalangan peserta, baik dari tenaga kesehatan yang ingin menambah ilmu pengetahuan maupun kalangan ibu rumah tangga yang hendak berkonsultasi mengenai masalah yang ditemuinya.

1000 Hari pertama kehidupan (HPK) memang selalu menjadi topik penting dalam dunia kesehatan. Sebagai bukti di Indonesia tingkat malnutrsi pada ibu hamil masih sangatlah tinggi. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Riskesdas pada tahun 2013, terdapat 37,1% ibu hamil dengan anemia (kadar Hb kurang dari 11,0 gram/dl), dengan perbandingan yang setara antara di kawasan perkotaan (36,4%) dan perdesaan (37,8%).

Tidak hanya pada proses kehamilan, 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang merupakan periode emas tumbuh kembang seorang anak juga terdiri dari 2 masa, yaitu 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada 2 tahun pertama kehidupan seorang anak. Masa ini juga disebut sebagai window of opportunity. Pemenuhan gizi yang baik selama 1000 hari pertama kehidupan akan membuat kemampuan anak untuk tumbuh dan belajar menjadi lebih baik.

1000 HPK
Pengertian HPK

Proses menyusui juga tidak kalah penting dari proses kehamilan. Air susu ibu (ASI) adalah nutrisi terbaik yang dapat diterima oleh seorang bayi. Sebaik apapun kandungan susu formula, tidak akan dapat menyamai nutrisi yang terdapat dalam ASI. Selain itu, bonding atau hubungan batin yang terbentuk antara ibu dan anak dalam proses menyusui akan turut berperan dalam perkembangan mental si buah hati. Menyusui dapat membantu proses pengembalian rahim ke bentuk semula serta menurunkan berat badan ibu. Artinya, yang merasa diuntungkan tidak hanya bayi tetapi juga ibu dan ayahnya, tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk beli susu.

Pemberian MPASI yang seimbang dan tepat setelah masa menyusui juga akan berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang seorang anak. Seiring bertambahnya usia bayi, ASI saja tidak mencukupi kebutuhan nutrisinya. MP-ASI diberikan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. Selama periode pemberian MP-ASI, bayi secara perlahan BELAJAR MAKAN sampai terbiasa MAKAN MAKANAN KELUARGA.

Menu lengkap
Menu lengkap MP ASI